Parepare - Cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mencatatkan tren positif. Angka kepesertaan ini sukses melampaui target nasional dengan menembus 98,75% dari total jumlah penduduk.
Berdasarkan data per 1 Juni 2026, jumlah warga Kota Parepare yang telah terlindungi program JKN tercatat sebanyak 163.081 jiwa. Sementara total jumlah penduduk berdasarkan data semester kedua tahun 2025 berada di angka 165.132 jiwa.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Parepare, dr. Muhammad Ali menyatakan pencapaian signifikan ini merupakan hasil kolaborasi kuat dengan pemerintah daerah serta potret tingginya kesadaran masyarakat setempat akan pentingnya jaminan kesehatan nasional.
"Kota Parepare saat ini sudah berhasil mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2026, di mana jumlah kepesertaan JKN minimal berada di angka 98%. Bahkan saat ini kita sudah melampaui target tersebut dengan capaian 98,75%," ujar dr. Muhammad Ali kepada wartawan, Rabu (10/6/2026).
Tak hanya dari aspek kuantitas kepesertaan, Ali menyebut tingkat keaktifan peserta JKN di Parepare juga tergolong sangat sehat, yakni menyentuh angka 88,57%. Angka keaktifan tersebut berada di atas ambang batas minimal yang dipatok dalam target RPJMN secara nasional.
"Untuk tingkat keaktifan peserta, target minimal nasional sebenarnya adalah 80%. Kita patut bersyukur karena di Kota Parepare angkanya berhasil menyentuh 88,57%. Ini menandakan mayoritas masyarakat sudah memahami pentingnya gotong royong," terangnya.
Kendati demikian, Ali memberikan catatan terkait adanya 11,43% peserta yang saat ini berstatus tidak aktif. Sebanyak 16.800 peserta tercatat menunggak pembayaran iuran, dengan 5.031 di antaranya merupakan peserta dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) alias mandiri.
Pihak BPJS Kesehatan Cabang Parepare terus mengimbau masyarakat yang menunggak untuk memanfaatkan Program REHAB (Rencana Pembayaran Bertahap). Layanan ini memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk melunasi tunggakan dengan sistem cicilan bulanan atau harian.
"Harapan kita di akhir periode pemerintahan saat ini, kepesertaan bisa terus digenjot hingga mencapai target optimal 99%. Kami mengajak seluruh masyarakat Parepare tidak hanya terdaftar, tetapi juga tertib membayar iuran tepat waktu demi keberlanjutan program gotong royong ini," kunci Ali.


