Ketua PC GP Ansor Kota Parepare, Muh Rusman, menegaskan bahwa insiden penyerobotan lahan pendidikan agama ini sudah melampaui batas kemanusiaan dan merusak marwah syiar Islam.
"Apa yang terjadi di Maccini Sombala bukan lagi sekadar sengketa hukum agraria biasa. Ini adalah potret buram kezaliman nyata, di mana keserakahan korporasi dan sindikat 'mafia tanah' telah buta mata hati hingga berani menggilas ruang-ruang suci pendidikan agama," ujar Muh Rusman, Jumat (3/7/2026).
Rusman menambahkan, mengusir anak-anak yang sedang menuntut ilmu dan membumikan Al-Qur'an adalah sebuah pelanggaran HAM berat yang tidak bisa ditoleransi.
Menyikapi situasi ini, PC GP Ansor Parepare menyatakan siap berdiri di barisan depan bersama GP Ansor Kota Makassar untuk mengawal kasus yang saat ini tengah bergulir di tingkat Kasasi Mahkamah Agung.
"Kami tegaskan kalian tidak sendirian! Seluruh kekuatan kader Ansor dan Banser di Parepare siap dikerahkan untuk mengawal kasus ini. Ini adalah panggilan jihad konstitusional dan jihad bilaad," tegas Rusman.
Pihaknya juga mendukung penuh langkah GP Ansor Makassar yang mengadukan majelis hakim Pengadilan Tinggi ke Komisi Yudisial (KY) atas dugaan kejanggalan dalam memutus perkara. Menurutnya, rasa keadilan harus dikembalikan kepada masyarakat kecil.
"Jangan biarkan hukum tajam ke bawah dan tumpul kepada kaum pemodal. Kami menuntut Majelis Hakim Mahkamah Agung yang memeriksa memori Kasasi agar menggunakan hati nurani dan kejernihan akal sehat. Fakta dan alat bukti yang terabaikan pada tingkat Pengadilan Tinggi harus menjadi terang benderang," lanjutnya.
Lebih lanjut, mengacu pada rekomendasi Rihlah PKN ke-X GP Ansor, Rusman mendesak Pemerintah Pusat, khususnya Presiden Republik Indonesia dan Komisi III DPR RI, untuk segera turun tangan mengevaluasi penegakan hukum agraria di Sulawesi Selatan.
"Satgas Anti-Mafia Tanah harus membuktikan taringnya di lapangan, bukan sekadar slogan di atas kertas. Jika institusi negara diam dan membiarkan ketidakadilan ini terjadi, maka itu sama dengan melegalkan praktik hukum rimba," pungkasnya.
Ia menegaskan, anak-anak generasi penjaga Al-Qur'an di Maccini Sombala berhak mendapatkan masa depan serta ruang belajar yang aman dan bebas dari intimidasi. PC GP Ansor Parepare memastikan tidak akan mundur selangkah pun dalam melawan segala bentuk kezaliman agraria.


