Notification

×

Iklan

Pasang Iklan

Iklan

Pasang Iklan

Inspiratif! Mahasiswa FK Unsrat Pecahkan Rekor MURI Publikasi Scopus Tanpa Dana Pribadi

| Juli 03, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-03T13:16:51Z
Pasang Iklan


Jakarta – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, Derren David C.H. Rampengan, mencatatkan prestasi membanggakan setelah memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia atau MURI sebagai Mahasiswa Koasistensi Kedokteran dengan Publikasi Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus Terbanyak di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan pada 12 Juni 2026 di Jakarta. Derren berhasil mencatatkan 58 publikasi ilmiah terindeks Scopus, melampaui rekor sebelumnya sebanyak 36 publikasi yang dipegang oleh mahasiswa koasistensi dari Fakultas Kedokteran Universitas Udayana.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu bukti bahwa mahasiswa kedokteran Indonesia mampu berkontribusi aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan melalui penelitian dan publikasi ilmiah. Dalam menghasilkan berbagai karya tersebut, Derren terlibat dalam jejaring kolaborasi akademik yang luas bersama sekitar 300 penulis dari 142 institusi di 30 negara.

Derren menyampaikan bahwa pencapaian tersebut bukan merupakan hasil kerja pribadi semata, melainkan buah dari proses panjang, konsistensi, kerja kolaboratif, serta dukungan dari banyak pihak.

“Pencapaian ini saya maknai bukan hanya sebagai sebuah rekor, tetapi sebagai refleksi dari proses, konsistensi, dan kolaborasi. Saya sangat berterima kasih kepada para dosen, mentor, kolega, keluarga, dan semua pihak yang telah mendukung perjalanan ini,” ujar Derren.

Derren juga mengungkapkan rasa syukurnya karena berbagai proses penelitian dan publikasi tersebut memperoleh dukungan pendanaan dari para pembimbing, penulis korespondensi, serta universitas yang menjadi mitra kolaborasi. Dukungan tersebut diberikan melalui berbagai skema hibah penelitian, bantuan biaya publikasi, dan pendanaan institusional. Dengan dukungan itu, Derren menyatakan bahwa ia tidak pernah menggunakan dana pribadi untuk membayar biaya publikasi dari 58 artikel tersebut.

*“Saya sangat bersyukur karena selama perjalanan ini banyak pembimbing, penulis korespondensi, dan universitas mitra yang membantu melalui berbagai grant dan dukungan pendanaan. Dengan bantuan tersebut, saya tidak pernah mengeluarkan uang pribadi untuk membayar biaya publikasi. Bagi saya, hal ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi, kepercayaan, dan dukungan dari para mentor serta institusi dalam perjalanan akademik seorang mahasiswa,” katanya.*

Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain, khususnya mahasiswa kedokteran, untuk terus mengembangkan diri dalam bidang akademik dan penelitian.

“Saya berharap pencapaian ini dapat menjadi pengingat bahwa mahasiswa Indonesia memiliki ruang yang besar untuk berkarya dan berkontribusi dalam dunia ilmiah, baik pada tingkat nasional maupun internasional,” tambahnya.

Prestasi tersebut turut menjadi kebanggaan bagi Fakultas Kedokteran dan Universitas Sam Ratulangi. Capaian ini menunjukkan bahwa semangat belajar, ketekunan, kolaborasi, serta budaya penelitian dapat mendorong mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu kedokteran dan kesehatan.

Dengan pencapaian tersebut, Derren David C.H. Rampengan resmi tercatat sebagai pemegang rekor MURI dalam kategori Mahasiswa Koasistensi Kedokteran dengan Publikasi Jurnal Ilmiah Terindeks Scopus Terbanyak di Indonesia.

×
Berita Terbaru Update