Notification

×

Iklan

Pasang Iklan

Iklan

Pasang Iklan

Matangkan Fisik CJH 2027, KBIHU Karlos Parepare Gelar Jalan Santai 5 Km

| Agustus 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-23T02:29:14Z
Pasang Iklan



Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Karlos Al-Haramain Amanah Kota Parepare terus mematangkan kesiapan para calon jamaah. Sebanyak 65 Calon Jamaah Haji (CJH) estimasi keberangkatan 2027 sukses mengikuti manasik kesehatan dan jalan santai sejauh 5 kilometer, Sabtu (22/8/2026).


Kegiatan diawali dari titik kumpul Kantor KBIHU Karlos atau PT SAI Tour Travel di Jalan Bau Massepe. Rombongan kemudian berjalan ke Lapangan Andi Makkassau dan mengelilingi lapangan sebanyak empat kali putaran untuk melatih stamina.


CEO KBIHU Karlos, Karlos Husain, menegaskan pentingnya latihan fisik sejak dini demi menghadapi medan perjalanan di Arab Saudi.


"Persiapan fisik yang baik bagi CJH 2027 yang tergabung di KBIHU Karlos Al-Haramain Amanah adalah salah satu hal yang tidak bisa diabaikan. Mengingat medan di Armuznah begitu berat dengan kondisi cuaca panas, perlu kesiapan fisik yang mapan bagi CJH Kota Parepare," ujar Karlos Husain.


Usai mengitari lapangan, para jamaah berkumpul sejenak untuk mempraktikkan langsung tata cara melontar jumrah. Perjalanan dilanjutkan menyusuri kawasan pantai Mattirotasi sebelum kembali ke titik awal di Jalan Bau Massepe.


Karlos menjelaskan bahwa program jalan santai dan simulasi ini akan dikemas menjadi agenda rutin mingguan.


"Manasik kesehatan ini kami rencanakan di tiap hari Sabtu atau Minggu dengan mengambil rute sepanjang 5 atau 6 km. Sambil jalan, kami memanasik haji CJH di tempat kumpul dengan mempraktikkan melontar Jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah pada jamaah," kata Karlos.


"Tujuannya jelas, agar jamaah terbiasa berjalan jauh dan stamina tidak drop saat pelaksanaan haji sesungguhnya," tuturnya.


Kesiapan fisik jamaah kini menjadi perhatian utama seiring makin diperketatnya syarat kesehatan jelang pemberangkatan 2027. Pemerintah daerah juga diwacanakan bakal membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus untuk menyaring kondisi fisik jamaah sebelum masuk ke tahap pembayaran biaya haji.


"Karena sebelum tahap pelunasan Bipih, CJH akan ada tahapan pemeriksaan kesehatan (istita'ah). Ini diperketat tahun 2027 dengan dibentuknya tim Satgas Istita'ah Haji di tiap-tiap kabupaten/kota," ungkap Karlos.


Karlos menjelaskan bahwa bimbingan yang diberikan harus berkualitas dan tepat sasaran. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah agar penyelenggaraan haji benar-benar berfokus pada kemaslahatan jamaah.


"Baik dalam arti pembimbingan, dan benar dalam arti tepat sasaran. Ini juga sejalan dengan imbauan tegas dari Wamen Kemenhajum RI, bahwa jangan sampai CJH dijadikan lahan komoditas bagi sebagian orang yang tidak bertanggung jawab," lanjutnya.


Rangkaian kegiatan olahraga dan manasik fisik ini kemudian diakhiri dengan acara makan bersama seluruh peserta. Manajer Utama PT SAI Tour Travel, Hj Suci Herawati, turut mendampingi jalannya acara hingga selesai di Cafe d'Carlos.


"Alhamdulillah, kegiatan manasik kesehatan ini terlaksana sukses diikuti 65 jamaah. Semua peserta sangat antusias mengikuti seluruh tahapan rute dari awal sampai selesai," ungkap Hj Suci Herawati.


"Mulai dari jalan santai, simulasi melontar jamarat, hingga makan bersama di titik kumpul Jalan Bau Massepe, semuanya kami rancang untuk membangun kekompakan sekaligus stamina fisik jamaah," lanjut Hj Suci.


Sinergi antara pihak KBIHU dan travel dipastikan tidak sekadar mengurus urusan administrasi keberangkatan. Pendampingan kesehatan dan kesiapan mental jamaah akan terus berjalan secara berkala hingga hari keberangkatan.


"Kami berkomitmen mendampingi para calon jamaah secara menyeluruh. Bukan hanya soal dokumen dan perjalanan, tetapi juga memastikan fisik dan mental mereka benar-benar siap menghadapi kondisi di Arab Saudi nanti," pungkasnya.

×
Berita Terbaru Update