Barru - Pimpinan Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH) menyambangi sejumlah lokasi posko Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Agenda ini digelar untuk memonitoring kegiatan mahasiswa sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah setempat.
Monitoring dan evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Rektor ITH Ansar Suyuti.
Ia didampingi jajaran pimpinan kampus, mulai dari Wakil Rektor Bidang Akademik Andi Ilham Latunra hingga Wakil Rektor Bidang Non Akademik Mochsen Sir.
Turut hadir Kepala LPPM-PM Intan Sari Areni, Ketua Jurusan Sains Satriani Said, serta Ketua Jurusan TPI Suryansah Surahman.
Rombongan mendatangi posko KKN yang tersebar di Kelurahan Lalolang, Takkalasi, Kiru-Kiru, Palanro, dan Bojo Baru.
Selain itu, pimpinan kampus juga mendatangi Posko Kecamatan di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Barru.
Di sela kegiatan tersebut, pimpinan ITH menyempatkan berdialog dengan para mahasiswa di lapangan.
Mereka memberikan motivasi agar mahasiswa senantiasa menjaga nama baik institusi dan berbaur dengan warga setempat.
Tak hanya mengecek mahasiswa, pimpinan ITH juga menggelar pertemuan silaturahmi dengan Bupati Barru Andi Ina Kartikasari di Rujab Bupati.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekda Kabupaten Barru, para camat, hingga lurah se-Kabupaten Barru.
Silaturahmi ini menjadi momen penting untuk membahas potensi kolaborasi dan program KKN sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sementara itu, Ketua Pokja KKN ITH Multasam mengungkapkan program KKN tahun 2026 ini diikuti ratusan mahasiswa dan berlangsung selama 40 hari.
"Pelaksanaan KKN berlangsung dari tanggal 23 Juli sampai dengan 31 Agustus 2026 di wilayah Parepare dan wilayah Kabupaten Barru," katanya.
Multasam menjelaskan, khusus untuk wilayah Kabupaten Barru, para mahasiswa disebar di puluhan kelurahan.
"Khusus di Kabupaten Barru, mahasiswa KKN tersebar di 15 kelurahan dengan jumlah 123 orang mahasiswa KKN," jelasnya.
Kehadiran mahasiswa di lapangan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata sesuai kebutuhan masyarakat setempat.


