Notification

×

Iklan

Pasang Iklan

Iklan

Pasang Iklan

Prof Darmawati Maju di Pilrek IAIN Parepare, Ingin Perkuat Kampus dari Segi Institusi

| Januari 12, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-13T00:21:18Z
Pasang Iklan



Parepare - Bursa pemilihan rektor (Pilrek) IAIN Parepare periode 2026–2030 mencatatkan sejarah baru. Prof. Dr. Hj. Darmawati, M.Ag., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor, sekaligus menjadi figur perempuan pertama yang menyatakan kesiapan memimpin kampus tersebut.


Prof Darmawati merupakan sosok ikonik di IAIN Parepare. Ia tercatat sebagai dosen pengangkatan pertama sejak era STAIN Parepare pada tahun 1998. Dengan bekal pengabdian lebih dari 25 tahun, ia membawa misi besar untuk membawa perubahan pada institusi yang telah membesarkannya.


"Visi saya ke depan sangat sederhana, ingin menjadikan IAIN Parepare kuat dari segi institusi. Tertib dalam segi tata kelolanya dan sejahtera bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika," tegas Prof Darmawati usai menyerahkan berkas pendaftaran.


Dalam keterangannya, Prof Darmawati menekankan bahwa penguatan fondasi internal adalah harga mati bagi keberlanjutan kampus. Ia menilai, kualitas akademik yang sudah dimiliki IAIN Parepare saat ini harus didukung oleh sistem tata kelola yang jauh lebih kokoh.


“Ada tiga poin utama yang menjadi prioritas kerja kami yakni layanan berkualitas, tata kelola yang transparan dan kesejahteraan yang berpihak pada kehidupan akademik,” ujarnya.


Ia menegaskan bahwa langkah menuju panggung internasional (go international) hanya bisa dicapai jika rumah tangga internal institusi sudah kuat dan tertib.


Ada hal unik dalam pencalonan Guru Besar IAIN Parepare ini. Meski bertarung dalam kontestasi bergengsi, Prof Darmawati memilih jalur mandiri. Ia menyatakan tidak membentuk tim khusus atau melakukan penggalangan suara secara politis.


Langkah ini diambil sebagai bentuk dedikasi murni. Ia ingin proses pencalonannya berjalan atas dasar semangat pengabdian terhadap kampus hijau tersebut, bukan karena dorongan kekuatan politik praktis di dalam kampus.

×
Berita Terbaru Update